LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
DALAM RANGKA PENDIDIKAN SISTEM GANDA STUDI KASUS
PADA PERUSAHAAN “STAIN KUDUS”
“CARA MENGINSTAL DAN MENGGUNAKAN
MACROMEDIA FLASH 8”
KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
DISUSUN OLEH:
NAMA : MUHAMMAD AZIZ
NIS : 190
YAYASAN MAMBAUL FALAH KH.SHIDDIQ
SMK MAMBAUL FALAH
Jl.Kudus-Muria Piji Dawe Kudus KM.10 Telp.(0291) 420073
Email:smkmafa07@yahoo.com
TAHUN 2013/2014
IDENTITAS SEKOLAH
SMK MAMBAUL FALAH
1. Nama Sekolah : SMK MambaulFalah
2. Nama Kepala Sekolah : M.NoorArifin,S.ud
3. Alamat Sekolah
a.
Jalan : Jl. Kudus Muria KM.10
b.
Desa/Kelurahan : Piji
c.
Kecamatan : Dawe
d.
Kabupaten/Kota : Kudus
e.
Provinsi : Jawa Tengah
f.
No.Telp/Fax : (0291) 420073
g.
Kode Pos : 59353
i.
Website : www.smkmambaulfalah.com
LEMBAR PENGESAHAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
SMK MAMBAUL FALAH
TAHUN 2013/2014
PEMBIMBING PRAKERIN
Pembimbing
DU/DI Instansi
Arif Suryono,S. Kom
|
Pembimbing Sekolah
Arif Eko Cahyono,S.E
|
Mengetahui
Kepala
Progam Keahlian TKJ
Achmad Ridwan,S.Kom
|
Pimpinan
DU/DI Instansi
Sutanto,M.Kom
|
Kepala
SMK MAMBAUL FALAH
M.Noor Arifin,S.Ud
KATA PENGANTAR
Syukur
Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahnat dan hidayahnya,
Sehingga akhinya penyusun dapat menyelesaikan laporan ini sesuai
dengan tenggang waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil yang telah dilakukan dan dicapai selama
penyusun mengikuti proses Praktek Kerja
Industri (PRAKERIN) di STAIN KUDUS, selama 2 bulan dari tanggal 23 Desember 2013 sampai dengan 17 Februari 2014, Penyusun banyak mendapatkan pengetahuan yang lain
didalam dunia industri dan yang terutama
sekali penyusun juga mendapatkan banyak pengalaman berharga yang
tak ternilai. Dan dengan bersumber dari hal-hal tersebut,
Akhirnya menjadi dasar dan bahan penyusunan laporan ini. Sebelum melanjutkan penyusunan terlebih dahulu penyusun mengucapkan terima kasih
kepada:
1. Allah SWT yang sampai sekarang penyusun masih
diberikan kemudahan dalam penyusunan laporan ini.
2. Bpk. M.Noor Arifin,S.Ud, Selaku Kepala SMK Mambaul falah.
3. Bpk. Sutanto,M.Kom, Selaku
Kepala Pusat Komputer di STAIN Kudus.
4. Bpk. Achmad Ridwan,S.Kom, Selaku Kepala
Progam Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Mambaul Falah.
5. Bpk. Arif Eko Cahyono,S.E, Selaku Pembimbing di Dunia industri.
6. Bpk. Arif Suryono,S.Kom, Selaku pembimbing Prakerin di Stain Kudus.
7. Bapak/Ibu Guru yang telah membantu dan memberikan dukungannya.
8. Kedua Orang tua yang telah menberikan dorongan semangat serta Do’anya.
9. Semua crew Stain Kudus yang telah banyak memberikan ilmunya.
10. Teman seperjuangan yang banyak memberikan saran dan kritik yang membangun.
11. Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu
persatu yang senantiasa selalu membantu baik moral maupun materi.
Penysun mengakui bahwa lapoan ini masih jauh dari
sempurna, dengan dasar itu penulis mohon kritik dan saran yang sifatnya
membangun. Semoga laporan ini berguna, Kususnya untuk penyusun dan masyarakat pada umumnya.
Penyusun
Muhammad Aziz
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL………………………………………………………i
IDENTITAS
SEKOLAH……………………………………………….… ii
LEMBAR
PENGESAHAN…………………………………………….… iii
LEMBAR
PENGUJI…………………………………………………....... iv
KATA PENGANTAR……………………………………………………...v
DAFTAR ISI………………………………………………………............ vii
LAMPIRAN………………………………………………………..............viii
BAB I
PENDAHULUAN……………………………….……................... 1
A. LATAR BELAKANG………………………………………….1
B. RUMUSAN MASALAH……………………………… ……... 3
C. MAKSUD DAN TUJUAN PRAKERIN……………………….3
D. METODE PENGUMPULAN DATA…………………………. 5
E. SISTEMATIKA PENULISAN…………………………………5
BAB II
LANDASAN TEORI…………………………………………….... 7
A. SEJARAH MULTIMEDIA……………………………….......... 7
B. PENGERTIAN MACROMEDIA FLASH 8…...……………… 8
BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN…………………………… ..11
A. SEJARAH
PERUSAHAAN (DU/DI)…………………….......... .11
B. TEMPAT DAN WAKTU
PRAKERIN………………………… 16
C. JADWAL DAN
KEGIATAN PRAKERIN……………………. 16
D. TUGAS POKOK DAN
FUNGSI………………………………..17
E. PROGAM KERJA DAN KEGIATAN ORGANISASI………. 17
F. STRUKTUR
ORGANISASI(DU/DI)………………………….. 18
G.
DENAH LOKASI……………………………………………… 19
BAB IV PEMBAHASAN………................................................................ 20
A. CARA MENGINSTAL MACROMEDIA FLASH 8………….. 20
B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN………………………… 24
C. FASILITAS MENU DALAM APLIKASI……………………. 25
D. CARA MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8……… 28
BAB V
PENUTUP……………………………………….. ………............33
A. KESIMPULAN…………………………………………………. 33
B. SARAN………………………………………………………….. 33
DAFTAR
PUSTAKA
……………………………………………………. 34
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
lembar absensi
Lampiran 2
lembar nilai
Lampiran 3
lembar kegiatan harian
Lampiran 4 lembar konsultasi laporan
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Perlu kita
sadari bahwa sampai saat ini lulusan SMK belum dapat diserap secara langsung
oleh pihak dunia usaha (DU) maupun industri(DI). Secara kasat mata terbukti hampir setiap dunia usaha/ industri ketika
merektrut tenaga kerja lulusan SMK masih menerapkan pendidikan dan pelatihan
bagi yang telah selesai lolos seleksi penerimaan karyawan rata-rata 2 bulan.
Hal ini menunjukan bahwa keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui
oleh dunia usaha atau industri.
Jika kita kaji
secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan dunia usaha/ industri memang pada
kenyataanya masih banyak SMK yang sangat minim peralatan praktik, sehingga
peserta diklat yang seharusnya porsi pembelajaran praktik yang idealnya 70 %
hanya dapat dilaksanakan 30 % bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki
peralatan praktik. Dalam pelaksanaan peserta diklat hanya diberi teori tanpa
praktik, pada akhirnya peserta diklat hanya dapat berangan-angan dengan teori
saja, tidak ada peralatan kenyataan sebenarnya.
SMK yang
peralatan praktiknya cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai dengan
yang berada di dunia usaha/ industri. Sekarang peralatan di dunia usaha/
industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan di SMK masih manual. Sehingga
pelaksanaan praktik hanya dapat mengenal peralatan yang ada, kurang
memperhatikan kebutuhan di dunia usaha/ industri, itupun tidak semuanya dapat
memanfaatkan secara maksimal.
Sesuai dengan
hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola
penyelenggaraan pendidikan di SMK belum secara tegas menghasilkan tamatan
sebagaimana yang di harapkan.. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi
pembelajaran belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional,
karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan
unsur pengetahuan dan teknik pekerja, tetapi harus dengan penguasaan kiat (arts)
bekerja yang baik.
Penggunaan unsur
ilmu pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di sekolah, namun untuk
kiat adalah sesuatu yang tidak dapat di ajarkan tetapi harus dikuasai melalui
pembiasaan dan internalisasi.
Untuk kiat yang
menjadi faktor utama penentu kadar keahlian profesianal seseorang, hanya dapat
dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri.
Karena itulah tumbuh suatu ukuran keahlian professional berdasarkan jumlah
pengalaman kerja.
Mata diklat
praktik kejuruan yang disajikan disekolah biarpun menggunakan peralatan yang
lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan situasi
peniruan (simulasi) karena bukan situasi yang sesungguhnya, oleh karena itu
sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang diharapkan.
Melihat
kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional berdasarkan pada
kebijakan “Link And Match (Kesesuaian dan kesepadanan)”
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan
Sistem Ganda. Pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang dituangkandalam
Undang-undang No. 2 tahun 1089 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 20
tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP No. 2 tahun 1992 tentang Peran serta
masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud No. 0409/U/1993 tentang
kurikulum SMK.
Alasan saya mengambil judul macromedia flash 8 ini adalah Dengan
melihat kondisi siswa-siswi SMK sekarang yang sebagian besar belum
mengetahui secara mendalam tentang Macromedia flash 8 itu, aku ingin memperkenalkan macromedia flash 8 ini ke teman-teman semua agar
pada tahu apa itu macromedia flash 8. Karena hal tersebut penulis
mengambil judul “ Cara Menginstal dan Menggunakan Macromedia Flash 8 ”.
Sebagai syarat
ketentuan untuk mengikuti Ujian Nasional di
buatnya laporan praktek kerja industri ( prakerin ). Dan semoga
judul yang disusun oleh saya bisa bermanfaat untuk
semua pelajar kususnya siswa-siswi SMK.
B. Rumusan masalah
1. Cara
menginstal Macromedia Flash 8 .
2. Kelebihan
dan kekurangan Macromedia Flash 8.
3. Fasilitas
yang ada di dalam software Macromedia Flash 8.
4. Cara
memakai atau menggunakan Macromedia Flash 8.
C. Maksud dan tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
c.1. Maksud Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )
Adanya maksud dilaksanakan praktek kerja industri (
PRAKERIN ) ini adalah sebagai berikut :
1. Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki
lapangan kerja.
2. Sebagai pengalaman untuk melatih diri dengan mengkaji
konsep-konsep yang didapat selama pendidikan sehingga terbiasa dengan lapangan
kerja.
3. Memperluas dan memantapkan proses penetapan teknologi
baru dari lapangan kerja ke sekolah maupun sebaliknya.
4. Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat
memberikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan/instansi dalam mengambil
kebijakan di masa yang akan datang.
5. Memantapkan sikap professional yang diperoleh siswa
dalam memasuki lapangan kerja sesuai dengan bidangnya.
c.2. Tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
Tujuan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) bagi setiap
siswa yang akan menyelesaikan studinya
dari SMK MAMBAUL FALAH adalah sebagai berikut ;
1. Memperkenalkan siswa pada dunia usaha.
2. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profosional yang
diperlukan siswa untuk memasuki dunia usaha.
3. Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang
berharga dan memperoleh masukan serta umpan balik guna memperbaiki dan
mengembangkan kesesuaian pendidikan dengan kenyataan yang sesuai di lapangan.
4. Menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan
tuntutan zaman dalam era informasi dan teknologi.
5. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan
jurusan TKJ .
6. Mengembangkan dan memantapkan sifat profesionalisme
yang diperlukan siswa untuk memasuki lapangan pekerjaan sesuai dengan
bidangnya.
7. Memperoleh jaringan kerjasaa yang saling menguntungkan
antara pendidikan kejuruan dengan industri/ perusahaan.
8. Meningkatkan kepedulian dan peran serta aktif dunia
usaha/ industri, dalam rangka ikut mencerdaskan bangsa melalui pendidikan
kejuruan.
9. Memperoleh masukan dan umpan balik (Feed Back) untuk
memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian Pendidikan Kejuruan.
10. Menjalin kerja sama dengan dunia usaha secara
institusional.
11. Memberikan kesempatan pada siswa untuk memasyarakatkan
diri pada sesuatu/ iklim lingkungan kerja yang sebenarnya, baik sebagai pekerja
penerima upah, sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan disiplin
kerja.
12. Meningkatkan pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha
yang professional dalam lapangan kerja antara lain stuktur organisasi,jenjang
karir dan teknik.
14. Meluaskan wawasan dan Pandangan Siswa terhadap
jenis-jenis pekerjaan pada tempat dimana Siswa melaksanakan Praktik Kerja industri.
D. Metode Pengumpulan data
Untuk menyempurnakan data-data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan ini, maka kami melakukan metode pengumpulan
data melalui dua cara yaitu :
a.
Secara langsung atau metode observasi
Yang dimaksud pengumpulan data secara langsung adalah kami melakukan
pengumpulan data dengan cara observasi secara langsung di instansi dengan
mengguanakan teknik wawancara staf atau karyawan yang berwenang atau mengetahui informasi yang kami butuhkan.
b.
Secara tidak
langsung atau metode keputusan
Yang dimaksud metode pegumpulan data secara tidak langsung adalah kami
selaku penulis berpedoman pada buku-buku atau referensi yang berkaitan dengan
materi yang diangkat dari isi laporan kami.
E. Sistematika penulisan
Sistematika
penulisan ini adalah berisi uraian singkat setiap bab, mulai BAB I hingga
sampai ke BAB V, dimana uraian ini memberikan gambaran secara langsung tentang
isi dari tiap-tiap bab yang ada dalam laporan ini.
Adapun sistematika penulisan dari laporan kami adalah
sebagai berikut :
BAB I
PENDAHULUAN
Bab membahas tentang latar belakang Rumusan masalah, maksud dan tujuan PRAKERIN dan pembahasan tentang macromedia flash 8, Metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini membahas
tentang teori-teori yang berhubungan dengan yang ada dalam laporan yaitu ; Sejarah multimedia, Pengertian
macromedia flash 8.
BAB III DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN
Bab ini membahas tentang tempat dan waktu
prakerin, jadwal dan kegiatan PRAKERIN, tugas pokok
dan fungsi, struktur organisasi, program kerja dan kegiatannya.
BAB IV HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN
Bab
ini membahas tentang cara menginstal macromedia flash 8, kelebihan dan kekurangan macromedia
flash 8, fasilitas dalam macromedia flash 8, cara memakai dan menggunakan
macromedia flash 8.
BAB V PENUTUP
Bab
ini adalah merupakan bab penutup yang berisi kesimpulan dan saran, baik bagi perusahaan/instansi maupun bagi
SMK MAMBAUL FALAH.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Absensi atau keterangan lainya.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Sejarah Multimedia
Multimedia
mempunyai sejarah yang cukup banyak yang mengandung makna dan arti yang berbeda
setiap tahun nya, tetapi setiap tahun
nya ada sedikit penambahan arti tentang istilah multimedia,dimana
multimedia di diskripsikan oleh ilmuwan sesuai dengan apa yang telah ada di
perubahan multimedia tersebut.
Istilah
"multimedia" diciptakan Oleh Bob Goldstein (kemudian 'Bobb
Goldsteinn') untuk mempromosikan Juli 1966 pembukaan nya "LightWorks di
L'Oursin" menunjukkan di Southampton, Long Island. Pada tanggal 10 Agustus
1966, Richard Albarino dari Variety meminjam terminologi, melaporkan:
"gagasan songscribe-komik Bob ( 'Washington Square') Goldstein, yang
'Lightworks' adalah multi media terbaru musik-cum-visual untuk debut sebagai
diskotik tarif. “
Dua tahun kemudian, pada tahun 1968, istilah "multimedia" adalah
kembali disesuaikan untuk menggambarkan karya seorang konsultan politik, David
Sawyer, suami Iris Sawyer-salah satu produsen Goldstein di L'Oursin.
Dalam selang empat puluh tahun, kata telah diambil pada makna yang berbeda. Pada akhir 1970-an istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan presentasi terdiri dari multi-proyektor slide diatur untuk melacak audio. [Rujukan?] Namun, pada tahun 1990-an 'multimedia' mengambil makna saat ini.
Dalam selang empat puluh tahun, kata telah diambil pada makna yang berbeda. Pada akhir 1970-an istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan presentasi terdiri dari multi-proyektor slide diatur untuk melacak audio. [Rujukan?] Namun, pada tahun 1990-an 'multimedia' mengambil makna saat ini.
Penggunaan bahasa Jerman
masyarakat, Gesellschaft fur deutsche Sprachgebrauch, memutuskan untuk
mengenali kata yang makna dan ubiquitousness pada 1990-an dengan pemberian
gelar itu 'Word of the Year "di tahun 1995. Institut diringkas dasar
pemikirannya dengan menyatakan "[Multimedia] telah menjadi kata sentral
dalam dunia media baru yang indah“.
Sehingga pada
tahun sebelum dan tahun sekarang multimedia sangat mempunyai makna dan
pengertian yang berbeda, sehingga sekarang multimedia di sebut dengan
Multimedia
adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara,
gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga
pengguna dapat ber-navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan,
Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.
B. Pengertian Macromedia flash 8
Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash) adalah salah satu perangkat
lunak komputer yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Adobe Flash
digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar.extension .swf dan
dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe yang muncul pertama
kalinya pada Flash 5. Sebelum tahun 2005, Flash
dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah
Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir
yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama ‘Macromedia’ adalah
Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi
Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah
menjadi Adobe Flash.
Adobe Flash merupakan sebuah program yang didesain
khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang
digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan
pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Flash didesain dengan
kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash
banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD
Interaktif dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk
membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi pada situs web, tombol
animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e-card, screen saver dan pembuatan
aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam Flash, terdapat teknik-teknik membuat
animasi, fasilitas action. script, filter, custom
easing dan dapat memasukkan video lengkap dengan fasilitas playback FLV.
Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia
mampu diberikan sedikit code pemograman baik yang berjalan sendiri untuk
mengatur animasi yang ada didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan
program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat
dikolaborasikan dengan web, karena mempunyai keunggulan antara lain kecil dalam
ukuran file outputnya
Movie-movie Flash memiliki ukuran file yang kecil dan
dapat ditampilkan dengan ukuran layar yang dapat disesuaikan dengan keingginan.
Aplikasi Flash merupakan sebuah standar aplikasi industri perancangan animasi
web dengan peningkatan pengaturan dan perluasan kemampuan integrasi yang lebih
baik. Banyak fiture-fiture baru dalam Flash yang dapat meningkatkan kreativitas
dalam pembuatan isi media yang kaya dengan memanfaatkan kemampuan aplikasi
tersebut secara maksimal. Fiture-fiture baru ini membantu kita lebih memusatkan
perhatian pada desain yang dibuat secara cepat, bukannya memusatkan pada cara
kerja dan penggunaan aplikasi tersebut. Flash juga dapat digunakan untuk
mengembangkan secara cepat aplikasi-aplikasi web yang kaya dengan pembuatan
script tingkat lanjut. Di dalam aplikasinya juga tersedia sebuah alat untuk
men-debug script. Dengan menggunakan Code hint untuk mempermudah dan
mempercepat pembuatan dan pengembangan isi ActionScript secara otomatis.
Untuk memahami keamanan Adobe Flash dapat dilihat dari
beberapa sudut pandang, berdasarkan beberapa sumber referensi bahwa tidak ada
perbedaan menyolok antara HTML dan JavaScript dimana didalamnya terdapat banyak
tools yang dapat diambil dari SWF termasuk ActionScript. Sehingga kode data
dapat terjamin keamanannya. Oleh sebab itu, semua kebutuhan data yang terdapat
dalam SWF dapat diambil kembali melalui server. Keuntungan menggunakan metode
yang sama dengan menggunakan aplikasi web yang standar adalah akan menjamin dan mengamankanpenyimpanan dan
perpindahan data. http://catatansialik.wordpress.com/2012/08/16/pengertian-macromedia-flash-8/
Di Akses Tanggal 11 februari 2014 Pukul 14: 48
BAB III
DEKRIPSI LOKASI PRAKERIN
A. Sejarah Perusahaan

STAIN
Kudus dapat dikatakan satu satunya Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN)
diwilayah Pantai Utara (Pantura) bagian timur Jawa Tengah yang lokasinya
dikelilingi oleh 7 (tujuh) kabupaten yaitu kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara,
Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Rembang,
Kabupaten Blora dan juga kabupaten Tuban Jawa Timur.
Awal mula keberadaan STAIN Kudus
diilhami oleh pemikiran dan perjuangan mendakwahkan Islam di wilayah jawa
khususnya dan Indonesia umumnya, yang secara umum dapat dikatakan bahwa
keberhasilan perlu didukung oleh lembaga pendidikan Tinggi yang memiliki
kekhususan pengkajian masalah pengembangan keilmuan dan solusi alternatif
masalah masalah umat Islam. memiliki lokasi wilayah geografis tidak dapat
terlepas dari sejarah berdirinya Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di
Indonesia yaitu Institut Agama Islam Negeri.
Diawali dari perjuangan para raja raja
Islam tempo dulu dan perjuangan para wali Allah yang di kenal dengan perjuangan
dakwah Islam walisongo menguatkan argumen bahwa di perlukannya berdirinya
sebuah lembaga yang kuat untuk.
Mengembangkan
epistimologi dan karangka ilmu Islam yang mampu menjawab berbagai tantangan
masyarakat Indonesia umumnya dan umat Islam khususnya.
Dilihat
dari aspek geografis, STAIN Kudus memiliki dua tokoh pejuang Islam yang
memiliki kredibilitas keilmuan, dan moral yang tidak bisa diragukan lagi yaitu
Ja'far Shodiq (Sunan Kudus) dan Raden Umar Said (Sunan Muria). Dua tokoh
ini memiliki sikap dan perilaku yang layak dijadikan panutan dan inspirasi
pengembangan STAIN Kudus. Kedalaman ilmu keislaman, kematangan dalam menghadapi
problematika masyarakat, dan kegigihan dalam mendakwahkan Islam patut dicontoh
dan menjadi rujukan bagi civitas akademika STAIN Kudus. Kata “Kudus” yang
didepan kata STAIN mengandung dua makna yaitu pertama Kudus menandakan
nama wilayah atau kota yang terkenal dengan kota kretek dan kota jenang. kedua,
Kudus menandakan adanya semangat perjuangan dari dua tokoh Islam yaitu Sunan
Kudus dan Sunan Muria.
STAIN Kudus memiliki tiga fungsi yang
dinamakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pertama,
Pendidikan dan pengajaran, kedua, penelitian dan ketiga
pengabdian kepada masyarakat.
Pendidikan
dan pengajaran adalah proses pengembangan keilmuan melalui interaksi
antara dosen dan mahasiswa yang dilaksanakan dalam tempat dan kurun waktu yang telah
ditentukan.
Penelitian
adalah proses pengembangan ilmu yang dilakukan seorang dosen ataupun mahasiswa baik perseorangan
dan/atau kolektif (bersamasama) didukung dengan data akurat (valid
dan reliabel ) Pengabdian
kepada masyarakat adalah proses sosialisasi atau implementasi teori kedalam
kehidupan masyarakat agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi problematika
kehidupannya.
Berdasarkan
Tri Dharma tersebut, maka STAIN Kudus secara umum memiliki dua peran dan
tanggung jawab, yaitu:
a.
Peran dan tanggung
jawab keilmuan; STAIN Kudus harus memiliki komitmen dalam proses pengembangan
teori keislaman dan mengaplikasikan teori kedalam kehidupan masyarakat dengan
target masyarakat memiliki kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan hidup (lifeskill)
secara optimal.
b.
Peran dan tanggung
jawab dakwah islamiyah; STAIN Kudus harus memiliki misi menyebarkan dan
memperkuat kualitas tauhid bagi masyarakat Islam sehingga masyarakat benar
benar memiliki kepribadian Islam secara utuh dan komprehensif.
Bagian
dari proses optimalisasi peran dan tanggung jawab, maka STAIN Kudus memiliki
visi dan keunggulan ilmu yang bernama Islam Transformatif yaitu pola pikir yang
menjadikan kepriabdian civitas akademika lebih humanis, damai, santun dan
menjunjung tinggi nilai nilai demokrasi. Nilai nilai Islam tidak cukup hanya di
ucapkan (dilesan) saja, tetapi nilai nilai Islam harus mampu diaplikasikan yang
akhirnya menjadi filosofi kehidupan (Way of life) bagi semua umat Islam.
Islam
Transformatif ditandai dengan tiga pergeseran. Pertama; kesediaan untuk
melakukan pergeseran dari teks ke konteks. Kedua, kesediaan untuk
melakukan pergeseran dari teori ke aksi, dan ketiga, kesediaan untuk
melakukan pergeseran dari kesalehan individual ke kesalehan sosial. Artinya
profil umat Islam dan seluruh civitas akademika STAIN Kudus tidak cukup hanya
dalam batas teori, tekstual dan kesalehan individual. Tiga sikap itu harus
bergeser menuju aksi, konstekstual dan kesalehan sosial. Lebih jelasnya
terlihat dalam diagram sebagai berikut:
Islam Normatif
|
Islam
Transformatif
|
Teori
|
Dari Teori - Ke
Aksi
|
Tekstual
|
Dari Tekstual – Ke
Kontekstual
|
Individual
|
Dari Individual
- Ke Sosial
|
STAIN
Kudus memiliki semboyan dalam menjalankan tugas dan fungsinya yaitu “Bermutu”
dan “Bermanfaat”. Semboyan ini harus menjadi semangat seluruh civitas
akademika dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Bermutu lebih mengarah
kepada kepatuhan atas ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan. Seluruh
civitas akademika dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus selalu
memperhatikan etika, aturan dan ketentuan yang berlaku baik dalam konteks
agama, maupun sosial. Yang harus diperhatikan tidak cukup hanya etika dan
peraturan agama saja, melainkan juga harus memperhatikan etika, peraturan dan
perundang undangan yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bermanfaat mengandung makna atau kosnekuensi, apa yang dilakukan seluruh
civitas akademiak STAIN Kudus harus memiliki pengaruh atau dampak positif
untuk dirinya maupun orang lain (masyarakat). Dimanapun tempatnya para
civitas akademika dan/atau alumni harus selalu memberikan pengaruh
positif bagi dirinya sendiri maupun orang lain (masyarakat).
Sampai
tahun 2013 STAIN Kudus memiliki 17 (tujuhbelas) program studi untuk jenjang
sarjana (S1), 12 (duabelas) prodi sudah melaksanakan proses pembelajaran
dan yang 5 (lima) prodi proses menunggu SK dari kemenag RI. Selain itu, STAIN
Kudus juga sudah memiliki dan 2 (dua) program studi (prodi) untuk jenjang
pascasarjana (S2).
Program studi jenjang sarjana (S1)
terdiri dari :
1. Jurusan Tarbiyah
a.
Prodi Pendidikan Agama
Islam (PAI)
b.
Prodi Pendidikan Bahasa
Arab (PBA)
c. Prodi
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
d. Prodi
Pendidikan Guru Raudlatul Athfal (PGRA)
e.
Prodi Sastra Arab (SA)
( Proses menunggu Sk dari Kemenag)
2.
Jurusan Syariah dan
Ekonomi Islam
a. Prodi
Ahwal Syakhshiyyah (AS)
b. Prodi Ekonomi Syariah(
ES)
c. Prodi
Manajemen Bisnis Syariah (MBS)
d.
Prodi Zakat dan
Wakaf (ZW)
3. Jurusan
Ushuluddin
a. Prodi
Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IQT)
b.Prodi
Ilmu Aqidah (IA)
c. Prodi
Ilmu Hadits (IH) ( Proses Menunggu Sk dari Kemenag)
d.
Prodi Ilmu Tasawuf (IT)
(Proses Menunggu SK dari
Kemenang)
4.
Jurusan Dakwah dan
Komunikasi
a. Prodi
Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)
b.Prodi
Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
c. Prodi
Manajemen Dakwah (MD) (Proses Menunggu SK dari Kemenag)
d.
Prodi Pengembangan
Masyarakat Islam (PMI) Proses Menunggu Sk dari Kemenag)
Pengembangan kualitas akademik bagi
masyarakat dilakukan dengan cara melakukan pendirian Program Magister (S2).
Akhir tahun 2012 dan awal tahun 2013, STAIN Kudus memperoleh SK pengelolaan
pascasarjana dengan dua prodi sebagai berikut:
1. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
(MPI)
2. Program Studi Ekonomi Syariah (ES)
http://www.stainkudus.ac.id/hal-tentang-stain-kudus.html#ixzz2pyiLlgrG Di
akses Tanggal 15 Januari 2014 Pukul: 09:30 WIB
B. Tempat dan waktu prakerin
Saya prakerin di perguruan Sekolah Tinggi Agama Islam
Negeri “ STAIN KUDUS” yang berada di jalan conge ngembal rejo- kudus, yang di pimpin oleh bapak Sutanto M.Kom“Pusat Kepala Kompuer”. Saya Prakerin di STAIN KUDUS selama kurang lebih 2 bulan yang dimulai pada tanggal 23 Desember 2013 Sampai 17 Februari 2014 dimulai pukul 08:00 Wib sampai 16:00 WIB.
C. Jadwal kegiatan prakerin
Selama prakerin saya melakukan beberapa kegiatan di antaranya sebagai
berikut :
a. Minggu pertama : Membesihkan hardware PC
b. Minggu kedua : Pengkabelan
c. Minggu ketiga : Materi mikrotik
d.Minggu ke empat : Menyeting dan memasang mikrotik
e. Minggu kelima : Menginstal software
f. Minggu ke enam : Menbagikan buku panduan SIA
g. Minggu ke tujuh : Bongkar pasang CPU
h. Minggu ke delapan : Menginput data mahasiswa ke SIA
D. Tugas pokok dan fungsi
Tugas dari seorang pemimpin perusahaan adalah mengatur segala kegiatan yang
dilakukan dari semua karyawan dan bertanggung jawab dari semua yang terjadi
pada perusahaan atau instansi.
Teknisi bertugas untuk memperbaiki suatu yang rusak dari semua alat baik
milik sendiri maupun milik pelanggan dengan prosedur yang benar.
Asisten
bertugas sebagai tangan kanan pemimpin ,menjalankan semua yang di perintahkan
oleh pemimpin selama masih berkenan dengan perusahaan
E. Program kerja dan kegiatan
organisasi
Program kerja dan kegiatan yang bias dilakukan di “STAIN KUDUS” adalah sebagai berikut:
a. Merawat hardware PC computer.
b.Merakit computer.
c. Memasang mikrotik yang rusak.
d. Service laptop/computer.
e. Mengecek jaringan.
BAB IV
PEMBAHASAN
A.
Cara
Menginstal Macromedia Flash 8
1. Anda
harus sudah mempunyai bahan-bahan software dari program Macromedia Flash.
2. Buka
folder tersebut dan cari bacaan ‘SETUP’ lalu klik seperti pada gambar .
3.
Jika sudah akan muncul seperti gambar di
bawah ini, untuk lanjut silahkan klik‘Next’
2.
Akan muncul dua pilihan untuk melanjutkan
silahkan pilih yang pertama atau ‘I accept the terms in the licence
aggrement’
3.
Akan muncul pilihan yang kedua silahkan
anda beri tanda keduanya seperti pada gambar di bawah